sebuah moral

Monday, April 4, 2011

daripada puyeng-puyeng mikirin laporan PBO yang gak kelar-kelar mendingan bikin postingan buat Teologi Moral.. hohohoho.. nyicil-nyicil lah.. takutnya besok gak bisa posting.. sebenernya q juga gak tau yang di maksud tu kek gimana.. n q juga sebenernya gak bisa bikin postingan tentang moral.. coz kebiasaan kalo posting juga cuma iseng-iseng nulis..

di mulai dari 2 minggu yang lalu, q sama keluarga q ke gereja.. kebetulan q duduk terpisah sama keluarga q.. q sama temen-temen q.. adek q bareng sama bapak ibu q.. kami datang 5 menit setelah misa di mulai.. [sebuah kebiasaaan buruk keluarga gak pernah bisa ON TIME!!]..

q n temen q duduk di sayap timur Gereja Ganjuran tepatnya di gereja darurat saat gempa 27 Mei 2007 yang lalu,, lalu setelah 30 menit misa berlangsung, datang segerombolan anak muda, dengan pakaian kurang sopan dengan PD.nya mesra-mesra'an sambil jalan lewat depan gereja darurat.. mungkin mereka niatnya ziarah tapi mereka saltum alias salah kostum..hohohohoho..

posisi gereja:
- gereja pokok di sebelah barat, lalu ada jalan kurang lebih 4 meter dan kemudian di sebrang jalan itu ada gereja darurat yang utara gereja darurat itu ada Candi.. [pokoknya gitu lah, yangd ah pernah ke Ganjuran pasti tau]..

Nah q kan duduk di gereja darurat, karna saat tu lagi ujan, trus dengan celana mini, kaos cewek cowok itu jalan dengan santainya sambil ketawa-ketawa.. dalam hati q bilang "gak tau malu banget sih mereka, udah tau lagi misa, napa gak lewat pinggir, malah lewat tengah"..mungkin gak cuma q aja yang punya pikiran kek gitu..

saat pulang ke rumah, adek q cerita, kalo pas komuni, ada seorang bapak-bapak dengan kursi roda menunggu untuk di beri Hosti, tapi entah kenapa prodiakon gak liat kalo masih ada bapak-bapak yang belum mendapat komuni.. Lalu bapak q yang liat menghampiri orang itu, trus tanya "udah nrima komuni?" bapak-bapak itu bilang "belom", lalu bapak q maju ke altar untuk bilang sama prodiakon kalo masih ada yang belum menerima komuni..

padahal di samping bapak-bapak itu banyak orang yang sudah menerima komuni tapi tidak ada yang mau peduli.. masih banyak sodara kita di luar sana yang ingin menerima tubuh Kristus dengan segala kekurangan mereka, sedangkan kita yang sehat, normal kadang malas ke Gereja, dan tidak menerima Komuni..

Ada juga di antara kita yang sama sekali tidak bisa ke gereja karena kondisi tubuh mereka, tapi karena niat mereka dan keinginan mereka untuk menerima tubuh dan darah Kristus, mereka meminta prodiakon untuk datang ke rumah mereka dan bisa memberi mereka Hosti.

Get This Comment Form

2 comment(s):

ter nico said...

Tidak usah bingung mau nulis apa... :)
Semua tema/masalah bisa diangkat. Yang penting adalah bagaimana kamu menanggapi/merespon masalah itu.
Moral itu bukan pemahaman teoretis. Tetapi, bagaimana kita berefleksi dan bersikap atas sebuah peristiwa.
Tulisan yang sudah kamu buat ini adalah salah satu bentuknya. Tinggal diterusin saja...
keep going...

dr214ac said...

hehehehheheh...
iya frater...
berarti postingan q dah bener?

 
Copyright© 2010 Felisitas Brillianti | Semelekete Weleh Weleh | http://felisitasbrillianti.blogspot.com